Lagi-lagi sang pagi menampakkan ronanya yang kurang membawa semangat. Awan yang putih mempesona, kali ini diselimuti mendung menjadi abu-abu kusam. Langit tempatku bermimpi seperti hendak runtuh. Tetapi suasana yang seperti inilah yang aku harapkan selama aku berada dalam perjalanan sebuah proses. Aku adalah seorang pelajar setingkat eS-eM-A. Tepatnya disebuah kota yang merupakan kawasan terluas di Pulau Jawa. Ialah Kabupaten Cilacap. Lebih spesifiknya Kecamatan Kedungreja. Tepat sekali, disanalah aku duduk sebagai pelajar. Sebut saja Intan. Aku punya habi menulis. Hahaha :) sayangnya, tulisanku itu semakin hari semakin gaje alias gak jelas. Itu sebabnya aku dijuluki sebagai penulis gaje bin amatiran.
Selasa, 26 Februari 2013
Pelantikan Terkesan
Lagi-lagi sang pagi menampakkan ronanya yang kurang membawa semangat. Awan yang putih mempesona, kali ini diselimuti mendung menjadi abu-abu kusam. Langit tempatku bermimpi seperti hendak runtuh. Tetapi suasana yang seperti inilah yang aku harapkan selama aku berada dalam perjalanan sebuah proses. Aku adalah seorang pelajar setingkat eS-eM-A. Tepatnya disebuah kota yang merupakan kawasan terluas di Pulau Jawa. Ialah Kabupaten Cilacap. Lebih spesifiknya Kecamatan Kedungreja. Tepat sekali, disanalah aku duduk sebagai pelajar. Sebut saja Intan. Aku punya habi menulis. Hahaha :) sayangnya, tulisanku itu semakin hari semakin gaje alias gak jelas. Itu sebabnya aku dijuluki sebagai penulis gaje bin amatiran.
Long Distance
Pagi yang kelam menandakan cuaca yang tak bersemangat.
Seorang gadis periang mengendarai motornya menuju sekolah barunya. Baru saja ia
menuntaskan pendidikannya di SMP, kini ia melanjutkan studinya di SMA SEMAKIN
JAYA. Sahabat yang masih terus digandengnya sejak ia masih duduk di bangku SD
adalah Agni. Sedang dia sendiri, sebut saja Acha. Nama asli dari Acha
Ramadhani, sosok idola ketika ia duduk di bangku putih biru. Yang ia yakini, ia
telah menjadi remaja seutuhnya. Tidak bisa jika dikatakan anak-anak lagi.
Terlalu sempit kalimat ini jika diucapkan. Gadis pintar dan cantik ini masih
bertahan dengan style nya yang
sederhana. Itulah yang membuat orang lain kagum terhadapnya.
“Cha, kamu dicari oleh Bu Winda.” Ucap Agni, sahabat
sejati Acha.
“Bu Winda? Ada apa ya?” sahut Acha dengan tatapan
sangsinya.
Minggu, 23 Desember 2012
SURAT KECIL UNTUK IBU
Assalamu’alaikum wr.wb.
Jumpa lagi dengan penulis gaje bin amatiran...
Kali ini saya bawakan cerpen spesial hari ibu...tidak tau juga apakah catatanku ini dapat dikatakan cerpen atau bukan..tapi saya gunakan sudut pandang orang pertama pelaku utama.
Okey, tidak usah terlalu banyak opening yah, happy read..!!! And hope you like it. Aamiin
GOOOOO......
Jumat, 28 September 2012
KALI KEDUA KE GRANDMA GARDEN
Peristiwa yang menyenangkan lagi-lagi hadir di
antara hari-hariku yang menyebalkan. Hari ini ulangan, esok ulangan, lusa
ulangan, sepekan lagi ulangan. Yang berhasil membuatku kesal, tak hanya satu
mata pelajaran yang diujikan, tetapi dua bahkan nyaris tiga mata pelajaran sekaligus. Memang sudah
menjadi bagian dari seorang pelajar. Tak seharusnya berkata demikian untuk
kalangan pelajar. Tapi mungkin ungkapan mudah itu hanya berlaku bagi anak-anak
yang memang sudah terlanjur genious,
kalau untuk kita-kita yang IQ-nya hanya sebatas rata-rata akan merasa kesulitan hingga
mengeluh. Dapat ikut ujian dengan lancar saja sudah alkhamulillah, tanpa
berfikir akan remidian atau tidak
yang memang itu urusan belakangan. Karena tidak sedikit
anak yang mendadak panas dingin setelah melihat coretan soal-soal ulangan yang
menyebalkan. Hahaha J sangat menggelikan jika itu benar-benar terjadi.
“intan, besok ikut OSIS yo...” begitulah
penuturan Kak Susanti, sang Ketua OSIS periode 2011/2012 yang mengabarkan
padaku bahwa Latihan Dasar Kepemimpinan akan segera dilaksanakan di Pantai
Karang Nini, yang lebih kukenal dengan sebutan Grandma Garden.
*****
Mba'ku Gak Mau Pakai Jilbab
Secerah pagi yang baru, sang surya menghangatkan ruangan
kamarku yang tak begitu luas seperti istana negara. Kapasitasnya hanya
sarat satu ranjang tempatku berimajinasi ketika siang berganti malam.
Selebihnya ada satu lemari pakaian dan meja belajarku. Dulu aku masih
tidur bersama umi, tapi sekarang Ify sudah gede. Ijazahnya saja
sudah S2 lho, SD dan SMP. Hehehe .. ohya, lupa. Namaku Alisa Saufika
Umari. Singkat bukan? Aku biasa dipanggil Ify.
Hmm,
bangun tidur itu selalu saja lapar yang termuat di benakku. Kuputuskan
untuk keluar dari ruang tidurku dan menyapa umi di meja makan. Gaya
berjalanku masih agak sempoyongan. Sepertinya sepersepuluh nyawaku belum
semuanya terkumpul. Tapi, aku masih bisa merasakan perutku yang terus
memaksa agar segera diisi makanan.
Sabtu, 08 September 2012
Yel-yel Terhebat
Buat sahabat baru Intan yang lagi pusing bikin yel-yel, khususnya teman-teman yang baru lulus SMP, biasanya kalian akan dihadapkan oleh PTA (Penerimaaan Tamu Ambalan) yang biasanya nyaris membuat kalian komat-kamit ga genah. Daripada puyeng gaje kaya gitu, ga berdosa kaian mampir di blog intan. Nah, ini intan punya solusi buat kalian.
C
E
K
I
D
O
T
Selasa, 31 Juli 2012
Ensiklopedi Rify
“Hay, kenalin nama gue Alysa Rifyka Utami. Kalian bisa panggil gue Rify. Gue pindahan dari Jakarta.” ucapku saat perkenalan di sekolah baruku.
Segera sang guru menyuruhku mengambil ancang-ancang untuk duduk. Teman
pertamaku di SMA Idola adalah Shilla, yang kini duduk tepat di
sebelahku. Dia baik banget, sampai-sampai dia mau meminjamkan buku
catatannya buat gue. Ya maklum lah, gue kan anak baru, tak mungkin buku-buku di sekolah lamaku diboyong juga. Gue nyesel nyaris menolak permintaan bokap buat pindah ke kampung nenek. Ternyata baru hari pertama saja, teman-teman baru gue nyambut meriah. Bokap memang pinter banget bikin gue seneng. Tapi gue
suka ngerasa tabu kalau lagi deket sama anak-anak Idola. Ngomongnya itu
lho...alus bin lirih tak karuan dan beda banget sama Jakarta yang
identik nyablak and suka triak-triak. Hmm..jadi kaya orang gunung yaa? Hahaha..
“Aku pulang dulu ya, Fy...” pamit Shilla padaku.
Langganan:
Postingan (Atom)


