Guru pamongku bilang, meneliti objek bergerak seperti manusia itu menyenangkan. Mereka bisa kita ajak bercerita tentang buku pelajaran atau sejarah nabi-nabi, jalan-jalan ke ladang atau sawah petani, nonton film di bioskop rumah-rumah, makan besar di kantin dekat pasar, dan masih banyak lagi kegiatan yang dapat dilakukan bersama-sama.
Senin, 17 Agustus 2020
Kamis, 21 November 2019
November!
Dear Intan,
Kenapa murung, sayang? Kuperhatikan akhir-akhir ini kamu tampak bergembira. Ya, wajar saja. Kudengar, kamu sudah ada yang menaungi setelah kamu menangis meraung-raung di hadapanku pascawisuda yang lalu.
Kamis, 03 Oktober 2019
Random
Dalam menyikapi suatu persoalan, orang pandai cenderung akan berpikir panjang, sedangkan orang pandir malah berang.
Rabu, 02 Oktober 2019
Kelakuan Pengangguran
(i)
Bangun pagi kesiangan
Sarapan dilupakan
Beribadah mengaku pernah
Olahraga boro-boro
Olah hati apalagi
Senin, 30 September 2019
Elegi September
Yth. Kamu yang sudah dimaafkan
Kita tahu, bukan kita, melainkan aku, ujung 2016 adalah musim penghujan, air melimpah, bunga bermekaran. Setelahnya, aku terkejut dan sama sekali kepayahan untuk menerima keadaan. Matahari menyengat ari. Kamu pergi dan aku kembali sendiri dengan surat-surat yang teronggok di CPU tanpa pernah sampai kepada yang dituju, yaitu kamu.
Minggu, 12 Mei 2019
Jam ke-25
Jumat, 03 Mei 2019
Pemalas yang Beruntung
Ada angin segar apa seorang Intan kembali bercerita? Ada peristiwa
yang aku ingin ini abadi. Well, anggap saja beberapa jam lalu aku menunaikan ujian
seminar proposal. Ya, seminar proposal. Ketika teman-teman di kampus lain sudah
seminar hasil, ujian komprehensif, bahkan mungkin ada yang tinggal capcipcup
bangku wisuda, aku masih di tahap ini: proposal. It doesn’t matter. Bukankah setiap orang punya waktunya
sendiri? Ya, pun setiap orang punya ceritanya sendiri-sendiri, cerita yang
membentuk siapa kita hari ini.
Langganan:
Postingan (Atom)